yang penting makan


Di satu kampung di jawa timur,…. warga desanya tebagi dua kelompok islam,…. muhamadiyah dan NU.

Kalau muhamadiyah melarang tahlilan,…..kalau NU acara tahlil memang menjadi tradisi sehari hari,…

Suatu saat ada yang menggelar acara kondangan di rumah salah seorang warga. Saking serunya perbedaan antara pendukung tahlil ama yang anti tahlil, setiap orang yang masuk,….salamnya juga berbeda,…..

ketika orang NU masuk dia langsung salam,begini,”Asalamualaikum, pake tahlil, wa rahmatullahi wa barakatuh,……”

Orang Muhammadiyah masuk salamnya lain lagi,”Assalamualaikum tidak pake tahlil wa rahmatullahi wa barakatuh,…”

ternyata datang juga orang ketiga, (anak muda,…sedikit rada pinter karena kuliah di kota,….) dia masuk dan mengucap salam,”Assalamualaikum, pake tahlil silahkan, tidak pake tahlil silahkan, yang penting makan,…warahmatullahi wa barakatuh,….”

(lawakan ini sering disampaikan oleh KH Mustofa Bisri dalam ceramahnya)

11 Tanggapan

  1. Muhammadiyah dan NU itu cuma wadah bukan agama. Jadi sebagai sesama umat Islam harus saling mengerti selama tak menyangkut perbedaan akidah dan ritual pokok keagamaan. Silakan berbeda dalam hal khilafiyah, meski saya sebenarnya kurang yakin jika perbedaan itu suatu rakhmat, kebanyakan mudharat.
    Salamun kaulam mir rabbir rakhim….salam dari http://www.imisuryaputera.co.cc

  2. Lucu juga ya, Itulah pentingnya kita memahami, mengakui dan menerima perbedaan. Sukses untuk anda.

    Regards, agnessekar.wordpress.com

  3. Yah jaman sudah mau akhir…:mrgreen:
    Yang penting jangan saling bertikai sesama umat Islam

  4. wkakaka ia neh
    kok pakek dipermasalahin
    mari kita pikirkan sebenernya dan mengapa mereka memperdebatkan

  5. Buat comment no.1

    Betul bahwa perbedaan yang dapat rohmat itu yang kaya apa harus dijelaskan, tidak asal berbeda.
    Perbedaan yang masih ditolerir adalah dalam batas batas tertentu, liat ajah orang mau masang konstruksi rumah. Untuk ukuran akurasu pekerjaan teknik perkayuan boleh selisih ukuran 2 sampai 5 milimeter , masih dapat dipasang. Tapi coba bedanya sampai 20 milimeter. Bisa-bisa rumahnya gak jadi terwujud…he he

    Demikian juga khilafiah dalam urusan syariat agama , ada batas-batas tertentu yang diperbolehkan.
    Di sini pentingnya mempelajari agama secara kafah, total dan integral, jangan terkotak-kotak pada pemahaman tertentu, sehingga mudah menyalahkan yang lain.

  6. Setuju ma mas yang diatasku

  7. Perbedaan yang tak dpermasalahkan bagaikan melihat indahnya pelangi.

    http://iwanmalik.wordpress.com
    Info Pendidikan & Wirausaha

  8. wakakakakakakakakaka….lucu2…sip blognya

    salam kenal, by nurrahman

  9. hahhaha

    hidup BUDI ANDUK..!!!!

  10. hehehe…hahahak…
    tolong diperbanyak kutipan K.H. Mustofa bisrinya dong..

  11. admin topgain:
    terimakasih atas komen komen yang muncul,… jangan bosan kembali lagi untuk ketawa liat budi anduk

    seringkali kita terjebak perselisihan tentang hal yang sebenarnya tidak terlalu perlu dibesar besarkan. anak muda tadi cukup smart dengan mengalihkan topik perdebatan ke arah masalah yang lebih inti, lebih penting,… yaitu makan. kondangan mah aslinya ya makan makan to? coba kondangan gak ada makanannya,…. kalaupun ada yang dateng lambat laun akan berkurang.
    lagian masalah umat tentu bukan sekedar tahlil atau tidak,… tapi lihat,…untuk membangun masjid saja banyak yang minta ke jalan jalan,…padahal umat islam menjadi penyumbang terbesar kesuksesan pabrik rokok,….
    pernah ada yang menghitung laba darisebuah pabrik rokok dalam setahun bisa untuk mendirikan masjid seharga 500 juta sebanyak 6000 buah,….. lhah,… apa tidak boros tenan ini umat? kenapa mesti minta sumbangan,… uang rokok aja buat bikin masjid,…. bukan begitu?
    ada pendapat lain?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: